Forum Senior GMKI Jakarta Sukses Gelar Perayaan Natal 2022, Tema “Pulanglah Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain’, (Matius 2: 1-12)

0
65

 

 

Forum Senior GMKI Jakarta Sukses Gelar Perayaan Natal 2022, Tema “Pulanglah Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain’, (Matius 2: 1-12)

 

Jakarta, Cendekiawanprotestan.com

 

Forum Senior GMKI Jakarta sukses mengadakan “Natal Bersama Senior GMKI Jakarta” pada 21 Januari 2023, bertempat di Auditorium kantor pusat Kementerian Pertanian RI Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan Jakarta Selatan.

 

Acara Natal FS GMKI Jakarta tersebut berlangsung sangat meriah, dihadiri sekitar dua ratus orang Senior dan Anggota GMKI Jakarta, tamu undangan dari sejumlah lembaga, seperti Komisi Kejaksaan, dan Ketua PGI Wilayah DKI Jakarta Pdt. Arlyanus Larosa, M.Th.

 

Dalam kata sambutannya, Ketua Forum Senior GMKI Jakarta, Padot Gultom, S.E., M.M., menyampaikan:

*Seperti pada tema Natal kita pada hari ini yang diambil dari Matius 2 ayat 12b,
“Maka Pulanglah Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain”, sekali lagi kita
diingatkan untuk terus meningkatkan kewaspadaan di dalam kehidupan kita
sehari-hari. Apalagi kita ketahui bersama, setelah melewati masa pandemi yang sulit dalam 3 tahun kebelakang, seluruh dunia masih dihantui oleh keadaan ekonomi yang tidak menentu. Mungkin bapak dan ibu sudah sering mendengar berita yang sering digaungkan selama pertengahan kedua tahun 2022 yang lalu, banyak ahli-ahli ekonomi serta para petinggi negara-negara besar dan organisasi
di level dunia tak henti-henti nya menyerukan bahwa di tahun 2023 akan terjadi resesi ekonomi skala global.
Isu ini juga diperkuat dari hasil pertemuan tahunan para petinggi negara, organisasi dunia dan pemimpin perusahaan multinasional pada World Economic Forum di Davos, Swiss, yang baru saja berakhir pada tanggal 16-20 Januari kemarin, dimana di dalam laporan Chief Economist Outlook Januari 2023 menyebutkan bahwa 2/3 ekonom-ekonom di dunia yang di survey oleh WEF menyatakan resesi global mungkin terjadi di tahun 2023.

 

Bahkan, 18% dari mereka menyatakan bahwa resesi global sangat mungkin terjadi di tahun ini. World Bank sendiri juga memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi dunia yang semula diangka 2.9%, sekarang hanya menjadi 1.7%.

Tetapi bila ditelaah kembali, 91% dari para ekonom dunia tersebut menyebutkan bahwa Amerika Serikat akan mengalami perlambatan
pertumbuhan ekonomi, 100% menyatakan Eropa akan mengalami
pertumbuhan ekonomi dikisaran 0 sampai 0.5% saja, sementara hanya 37% yang yakin bahwa negara-negara Asia Timur, Asia Tenggara, dan Kawasan Pasifik akan mengalami perlambatan ekonomi. Artinya adalah, kita di Indonesia tetap harus
waspada meskipun angin ributnya sepertinya akan berhembus lebih keras di negara-negara maju, karena seperti pengalaman yang sudah-sudah, krisisnya yang jauh disana, kitapun juga merasakan dampaknya disini. Karena itu, sangatlah tepat dan sejalan dengan tema perayaaan Natal kita hari ini, kalaupun kita sepertinya dalam keadaan yang baik-baik saja, paling tidak kita harus lebih kreatif dalam mencari jalan alternatif lain agar terhindar dari bahaya yang menanti.

 

Seperti yang sudah dikatakan dalam Khotbah Pak Pendeta Hariman, Matius 2 menyebutkan bagaimana Orang Majus dari Timur diutus oleh Herodes untuk mencari Dia, Raja orang Yahudi, yang baru dilahirkan itu, yang tanpa diketahui sebelumnya oleh mereka ternyata Sang Raja Herodes memiliki maksud lain untuk membunuh bayi-bayi yang lahir di tanggal tersebut. Setelah mereka bertemu dengan bayi Yesus di Bethlehem, Tuhan memberikan petunjuk melalui mimpi yang disampaikan kepada Orang Majus untuk mengingatkan Yusuf dan
Maria agar mencari jalan lain untuk kembali ke tempat asalnya. Saya rasa, begitu juga cara yang tepat untuk menyikapi semua laporan-laporan ekonomi yang disampaikan oleh para ekonom tadi. Anggap saja kita mendengar petunjuk orang-orang Majus dari Timur untuk mencari jalan lain, jalan alternatif, agar terhindar dari bahaya.

 

Apa saja bahaya-bahaya tesebut? Ya memang tidak akan jauh dari tantangan
ekonomi. Inflasi yang masih cukup tinggi, mengharuskan banyak bank sentral di seluruh dunia untuk menaikkan suku bunga-nya. Di Indonesia pun demikian,
seperti hari Kamis kemarin, pada tanggal 19 Januari, Bank Indonesia menaikkan suku bunga sebanyak 25 basis poin ke level 5.75%. Ini merupakan ke 6 kali nya
berturut-turut setiap bulan sejak bulan Agustus 2022 yang lalu. Artinya adalah
tidak hanya harga kebutuhan pokok saja yang meningkat, tetapi juga
pembayaran segala bentuk cicilan hutang melalui system perbankan akan
menjadi semakin terasa berat. Keadaan geopolitik juga bisa saja berubah dalam
waktu sekejap dan memperdalam krisis energi. Kita sudah melihat sendiri tahun
lalu bagaimana situasi politik antara Ukraina dan Russia menjadi titik awal
meningkatnya harga minyak yang dalam waktu sekejap melambung tinggi.

Kita juga tidak boleh melupakan bahwa tahun ini merupakan awal dimulainya
‘Tahun Politik’ di negara kita. Masa kampanye pemilu, menurut rilis KPU, akan berlangsung pada tanggal 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024.

Siapapun pemimpin Indonesia selanjutnya, kita semua boleh berharap bahwa hal-hal baik yang sudah terjadi selama 8 tahun kebelakang akan terus
dilanjutkan dan semakin diperbaiki oleh pemimpin selanjutnya. Juga yang tidak
kalah penting adalah sosok pemimpin yang bisa merangkul semua kalangan, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote.

Semoga di tahun 2023 ini, kondisi politik dapat berjalan dengan damai tenteram, dengan keadaan ekonomi yang dapat terus membaik atau paling tidak tidak memburuk, dan kita selalu dalam perlindungan Tuhan.

Sangatlah tepat dan sejalan dengan tema perayaaan Natal kita hari ini, kalaupun kita sepertinya dalam keadaan yang baik-baik saja, paling tidak kita harus lebih kreatif dalam mencari jalan alternatif lain agar terhindar dari bahaya yang menanti”.

Pada kesempatan ini juga saya melaporkan laporan kegiatan Forum Senior dari tahun 2019 sampai 2022.

Laporan Program Forum Senior GMKI Jakarta

Sejak pertemuan di Gedung Restoran Mora Tabo Manggarai, Forum Senior GMKI Jakarta segera melakukan langkah konkret guna mewujudkan tugas dan fungsinya diantaranya :
1. Melakukan konsolidasi Senior GMKI Jakarta di Lapo Cikini;
2. Melakukan ungkapan kasih kepada:
– Senior yang meninggal lewat membuka sumbangan kasih,
– Keluarga Senior yang berduka lewat karangan bunga,
3. Melaksanakan Natal Senior GMKI Jakarta Tahun 2019;
4. Membuka donasi bagi Senior GMKI Jakarta yang sakit;
5. Pada saat Covid 19, membantu Senior-senior GMKI Jakarta:
– yang terinfeksi Covid 19 dalam bentuk obat-obatan dan makanan siap saji,
– yang sementara isolasi mandiri dalam bentuk vitamin dan makanan siap saji,
6. Sebelum Covid 19 melakukan pertemuan rutin 3 bulanan/sekali dalam rangka ucapan syukur bagi senior yang berulang tahun dalam 3 bulan tersebut;
7. Membantu Badan Pengurus Cabang (BPC) GMKI Jakarta dalam kegiatan organisasi, misalnya Maper, Konpercab, Kongres dll;
8. Memfasilitasi Badan Pengurus Cabang (BPC) GMKI Jakarta berkaitan dengan jalannya roda organisasi GMKI Jakarta ;
9. Perayaan Natal hari ini tanggal 21 Januari 2023 di Gedung Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian.”

Sementara itu, dalam refleksi natalnya,  Pdt. Dr. Hariman A. Pattianakota, M.Th, Dosen Universitas Kristen Maranatha Bandung, juga Senior GMKI Jakarta, menyampaikan kotbah dengan tema  “Pulanglah Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain’, tema tersebut diangkat dari Matius 2: 1-12,

“Tema ini menyampaikan sesuatu yang baru tentang jalan lain, jalan yang tidak biasa, biasanya untuk hal yang baru orang dipaksa keluar dari zona nyaman, karena itu butuh nyali untuk keberanian, apalagi jalan baru bisa saja menjadi jalan yang mengancam, jalan yang penuh resiko” pungkas Pdt Hariman.

Lebih lanjut tegas Pendeta Hariman, ajakan pergi melalui jalan lain, disampaikan oleh Malaikat Tuhan kepada orang Majus yang juga dikenal kaum cerdik cendekia. Para senior GMKI harus menjadi orang yang cerdas, tanggap dan bijak dalam merespons tantangan-tantangan berat yang akan dihadapi oleh Gereja dan bangsa di tahun 2023 ini.  Para senior dan kader GMKI harus mampu menghadapi semua potensi-potensi krisis yang akan terjadi, harus bisa mencari solusi-solusi, inovasi-inovasi, jalan alternatif lain, menjadi garam dan terang, menjadi agen-agen perubahan yang bisa memberikan dampak yang besar bagi masyarakat dan bangsa.”

Sementara itu,  dalam pesan Natalnya,  Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto, S.Sos., M.Sc., Ph.D, putra mantan Pandam IX Udayana almarhum Mayjen TNI (Purn) Theo Sjafei, keponakan dari Senior GMKI Makassar Pdt. Shirato Sjafei, menyampaikan, bahwa berdasar kajian Lemhannas, tahun 2023 dikatakan gelap, berdasar dampak dari perang Rusia – Ukraina yang bergolak, inflasi Amerika Serikat, dan resesi ekonomi global, namun demikian Andi menyerukan sebagai umat kristiani, agar dapat menjadi terang, dengan optimisme dan semangat menjalankan aktivitas sebaik-baiknya.”

Sedangkan Dr. Jan S. Maringka selaku Ketua Panitia Natal Bersama Senior GMKI Jakarta, mantan JAM Intel Kejaksaan Agung RI, kini menjabat Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian RI, dalam kata sambutannya, menyampaikan capaian kinerja Kementan, seperti capaian ekspor pertanian yang meningkat, dan menyerukan serta mengajak keluarga besar GMKI Jakarta untuk turut menjaga ketahanan pangan.

Jan Maringka mengemukakan strategi pengawasan Kementerian Pertanian menuju kedaulatan pangan, yakni :
1. Fokus pada Program Strategis, Prioritas, dan Super Prioritas.
2. Membangun sinergi APIP dan APH untuk mewujudkan ketahanan pangan.
3. Mewujudkan pembangunan pertanian tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran.
4. Membangun sistem pelaporan yang terintegrasi agar akses informasi pembangunan pertanian didapat secara cepat, tepat, dan akurat.
5. Membangun kemitraan strategis dengan stakeholder bidang pertanian.

Jan Maringka disela-sela kata sambutannya, menyemangati hadirin dengan mengajak menyanyikan Mars Jaga Pangan, dan menyerukan yel-yel #JAGA PANGAN JAGA MASA DEPAN”.

Perayaan Natal GMKI Jakarta 2022 ini diikuti dengan antusias oleh para Senior dan anggota GMKI Jakarta.

Tampak hadir sejumlah senior dari angkatan era 60 an – 80 an, seperti Freddy Latumahina, Postdam Hutasoit, Chatarinus Simanjuntak, Marthin Hutabarat, Cornelius D. Ronowidjojo, juga hadir sejumlah mantan Ketua Cabang GMKI Jakarta era tahun 1990 an – 2000 an, yakni Marihot Silitonga, Richard W. Pakpahan, dan Deddy P. Tambunan.

Hadir Ketua Caretaker GMKI Jakarta Sikkat Pasaribu, yang juga mantan atlet tinju nasional, sejumlah kader GMKI Jakarta yang pernah menjadi Pengurus Pusat GMKI, seperti Freddy F.M Pandiangan, John R. Siregar, serta cukup banyak hadir Senior GMKI lintas cabang, seperti Sahala Lumban Gaol (mantan Komut PT. Garuda Indonesia, GMKI Bogor), mantan Dewan Pengawas BPJS Tenaga Kerja, Rekson Silaban (GMKI Pematang Siantar) dan Istri, Merdy Rumincab (GMKI Manado), hadir juga wartawan senior Kompas Sonya Sinombor (GMKI Manado), Pdt. Dr. Jerry Rumahlatu (Dosen, GMKI Makassar), Marthen Napang (Dosen, GMKI Makassar), Sherly Wattimena (Wakil Ketua Umum DPP GAMKI, GMKI Ambon), Nenny Purba (DPP GAMKI, GMKI Medan), Corneles Galajinjinay (mantan Ketua Umum PP GMKI, GMKI Makassar), dan Victor Sibarani (mantan Ketua Cabang GMKI Banjar Baru).

Acara Natal GMKI Jakarta tersebut diakhiri dengan makan malam bersama, pengundian puluhan doorprize, foto bersama dan ramah-tamah antar senior GMKI.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here